Posts Subscribe to This BlogComments

Follow Us

New Articles

1 2 3 4 5

Jumat, 10 Agustus 2012

Bundaku.........

 
Kepada Yang Tercinta…BUNDAKU yang kusayangi…

Segal puji bagi Allah ta’ala yang telah memuliakan kedudukan kedua orang tua, dan telah menjadikan mereka berdua sebagai pintu tengah menuju surga...
Shalawat serta salam hamba yang lemah ini panjatkan keharibaan Nabi Yang Mulia, keluarga serta para Sahabatnya hingga hari kiamat..Amin....

Ibu...
Aku terima suratmu yang engkau tulis dengan tetesan airmata dan duka, dan aku telah membacanya....Ya aku telah mengejanya kata demi kata...tidak ada satu hurufpun yang aku terlewatkan.

Tahukah engkau wahai Ibu......bahwa aku membacanya semenjak shalat Isya’ dan baru selesai membacanya setelah ayam berkokok, fajar telah terbit dan adzan pertama telah dikumandangkan......
Sebenarnya bahwa surat yang engkau tulis tersebut jika ditaruhkan diatas batu, niscaya ia akan pecah, sekiranya diletakkan keatas daun yang hijau tentu dia akan kering...Sebenarnyalah bahwa surat yang engkau tulis tersebut tidak tersudu oleh itik dan tidak tertelan oleh ayam...Sebenarnyalah bahwa suratmu itu bagiku bagaikan petir kemurkaan...bagaikan awan kaum Tsmud yang datang berarak yang telah siap dimuntahkan kepadaku......

Ibu....
Aku baca suratmu, sedangkan airmataku tidak pernah berhenti!!......
Bagaimana tidak, sekiranya surat itu ditulis oleh orang yang bukan ibu dan ditujukan pula bukan kepadaku, layaklah orang mempunyai hati yang keras ketika membaca itu pasti akan menangis sejadi-jadinya.....Apalagi yang menulis surat itu adalah bunda dan surat itu ditujukan untuk diriku sendiri!!!!....

Aku sering membaca kisah dan cerita sedih, tidak terasa bantal yang dijadikan tempat bersandar telah basah karena airmata...
Aku juga sering menangis melihat tangisnya anak yatim atau menitikkan airmata melihat sengsaranya hidup si miskin....
Aku acap kali tersentuh dengan suasana yang haru dan keadaan yang memilukan.... bahkan pada binatang sekalipun...
Bagaimana pula dengan surat yang ibu tulis ini??!....
Ratapan yang bukan ibu karang atau sebuah drama yang ibu perankan,.......akan tetapi dia adalah sebuah KENYATAAN.....

Bunda Yang Kusayangi.....
Sungguh berat cobaanmu....Sungguh malang penderitaanmu....ketahuilah bawah semua yang engkau telah sebutkan benar adanya.....

Aku masih ingat ketika engkau ditinggal ayah pada masa engkau lagi hamil tua...mengandung adikku...
Ayah pergi entah kemana tanpa meninggalkan uang belanja, jadilah engkau mencari apa yang dapat dimasak disekitar rumah dari dedaunan dan tumbuhan.
Dengan jalan berat engkau melangkah kekedai untuk membeli ala kadarnya, sambil engkau membisikkan kepada penjual bahwa apa yang engkau ambil tersebut sebagai hutang dan hendaklah dicatat dulu. Hutang yang engkau sendiri tidak tahu kapan engkau akan dapat melunasinya..

Ibu.........aku masih ingat ketika kami anak-anakmu menangis untuk dibuatkan makanan, engkau tiba-tiba menggapai atap dapur untuk mengambil kerak nasi yang telah lama engkau jemur dan keringkan, tidak jarang pula engkau simpan untukku sepulang sekolah tumbung kelapa, hanya untuk melihat aku mengambilnya dengan segera. Atau aku masih ingat engkau sengaja ambilkan air didih dari nasi yang sedang dimasak, ketika engkau temukan aku dalam keadaan sakit demam.

Ibu.........maafkanlah anakmu ini......!!!!
Aku tahu bahwa semenjak engkau gadis sebagaimana yang diceritakan oleh nenek sampai engkau telah tua seperti sekarang, engkau belum pernah mengecap kebahagiaan.
Duniamu hanya rumah serta halamannya...Kehidupanmu hanya dengan anak-anakmu...
Belum pernah aku melihat engkau tertawa bahagia kecuali ketika kami anak-anakmu datang ziarah kepadamu. Selain dari itu tidak ada kebahagiaan. Hari-harimu adalah perjuangan. Semua hidupmu hanya pengorbanan.

Ibu....
Maafkan aku anakmu ini!!!!.... Semenjak engkau pilihkan untukku seorang istri, wanita yang telah engkau puji sifat dan akhlaknya, yang telah engkau sanjung pula suku dan negerinya......Engkau katakan ketika itu padaku, ”Ambillah ia sebagai istrimu, cantik dan berakhlak mulia punya hasab dan nasab!!”.

Semenjak itu pula aku seakan-akan lupa denganmu....Keberadaan dia sebagai istriku telah membuat kulupa posisi engkau sebagai ibuku...
Senyuman dan sapaannya telah membuat kuterlena dengan sapaan dan himbauanmu....

Ibu.......
Aku tidak menyalahkan wanita pilihanmu tersebut, karena ia telah menunaikan kewajibannya sebagai istri, terutama perhatiannya dalam berbakti kepadamu, sudah berapa kali ia memintaku untuk menyediakan waktu untuk menziarahimu...Hari yang lalu ia telah buatkan makanan buatmu, akan tetapi aku tidak punya waktu mengantarkannya, hingga makanan itu telah menjadi basi...

Aku berharap pada permasalahan ini engkau tidak membawa-bawa namanya dan mengaitkan kedurhakaanku kepadamu karenanya. Karena selama ini dimataku dia adalah istri yang baik, istri yang telah berupaya berbuat banyak untuk kebahagiaan rumah tangganya.

Ibu.....
Ketika seorang laki-laki menikah dengan seorang wanita, maka seolah-olah dia telah mendapatkan permainan baru...., seperti anak kecil mendapatkan boneka atau orang-orangan. Sekali lagi maafkan aku!!.....Aku tidaklah membela diriku, karena dari awal dan akhir pembicaraan ini kesalahan ada padaku anakmu..!!  Akan tetapi aku ingin menerangkan keadaan yang kualami, perubahan suasana setelah engkau dan aku berpisah dan perubahan jiwa ketika aku tidak hanya mengenal dirimu, tapi kini aku telah mengenal satu wanita lagi....

Ibu......Perkawinanku membuatku masuk kedunia baru....Dunia yang selama ini tidak pernah kukenal, dunia yang hanya ada aku, istri dan anak-anakku!!!....
Bagaimana tidak....istri yang baik....dan anak-anak lucu-lucu....MAAFKAN AKU IBU....Aku merasa dunia hanya milik kami....Aku tidak peduli dengan keadaan orang lain, yang penting bagiku adalah keadaan mereka....

Ibu....
MAAFKAN AKU..ANAKMU!!!....Aku telah lalai......Aku telah lupa.......Aku telah menyia-nyiakanmu....!!!.....
Aku pernah mendengar kajian, bahwa orang tua difitrahkan untuk cinta kepada anaknya dan anak difitrahkan untuk TIDAK menyia-nyiakan orang tuanya....
MAKA oleh sebab itu dilarang mencintai anak secara berlebihan dan anak dilarang berbuat durhaka kepada orang tua....

Itulah yang terjadi pada diriku...wahai IBUKU....Aku seperti orang linglung ketika melihat anakku sakit.....Aku seperti orang kebingungan ketika melihat anakku diare...Tapi itu sulit...aku rasakan jika hal itu TERJADI PADAMU...atau TERJADI PADA AYAH.........!!!!!...

Ibu.....
Sungguh sangat sulit buat aku untuk merasakan perasaanmu!!!....Kalaulah bukan karena bimbingan agama yang telah engkau talqinkan kepadaku, tentu aku telah seperti kebanyakan anak-anak yang durhaka kepada orang tuanya!!!.....Kalaulah bukan karena baktimu pula kepada orangtuamu dan orang tua ayah, niscaya aku tidak akan pernah mengenal arti bakti kepada orang tua....

Setelah suratmu datang...barulah aku mengerti....!!!....Karena selama ini hal itu tidak pernah engkau ungkapkan, semuanya engkau simpan dalam-dalam seperti semua permasalahan berat yang engkau hadapi selama ini..

Sekarang baru aku mengerti....bahwa hari yang sulit bagi seorang Ibu adalah hari dimana anaknya telah menikah dengan seorang wanita....
Dimatanya wanita yang telah mendampingi putranya itu adalah manusia yang paling beruntung...Bagaimana tidak.....Dia dapatkan seorang laki-laki yang telah matang pribadi dan matang ekonomi dari seorang Ibu yang telah letih membesarkannya.....Dengan detak jantungnya ia peroleh kematangan jiwa dan dari uang Ibu itu pula ia dapatkan kematangan ekonomi....
Sekarang....dengan ikhlas dia berikan kapada seorang wanita yang tidak ada hubungan dengannya, kecuali hubungan dua wanita yang saling berebut perhatian seorang laki-laki. Laki-laki sebagai anak dari Ibunya dan ia sebagai suami dari Istrinya...

Ibuku Sayang.....Maafkan aku Ibu.....Ampunkanlah diriku.....Satu tetes airmatamu adalah lautan api bagiku....Janganlah engkau menangis lagi....Janganlah engkau berduka lagi.......Karena duka dan tangismu menambah dalam jatuhku kedalam api neraka......
AKU TAKUT IBU.......Aku cemas dengan banyaknya dosaku kepada Allah...sekarang bertambah pula dengan dosaku terhadapmu....Dengan apa aku ridho Allah, sekiranya engkau tidak meridhoiku.....
Apa gunanya semua kebaikan sekiranya dimatamu aku tidak punya kebaikan!!!.....Bukankah ridho Allah tergantung dengan ridhomu dan sebaliknya bukankah kemurkaan Allah tergantung dengan kemurkaanmu!!!....Tahukah engkau wahai Ibu.....seburuk-buruk diriku...aku masih merasakan takut kepada murka Allah!!!!....Apalah jadinya hidup jika hidup penuh dengan murka dan laknat serta jauh dari berkah dan nikmat.......

Kalau akan murka itu pula yang aku peroleh....izinkan aku membuang semua kebahagiaanku selama ini...demi hanya untuk dapat menyeka airmatamu!!!....
Kalau akan engkau pula murka kepadaku.....izinkan aku datang kepadamu membawa segala yang aku miliki....lalu menyerahkannya kepadamu....lalu terserah engkau....mau engkau perbuat apa!!!!.....

Sungguh aku tidak mau masuk neraka!!!....Sekalipun wahai Bunda...Aku memiliki kekuasaan seluas kekuasaan Firaun.....
Mempunyai kekayaan sebanyak kekayaan Qarun..dan mempunyai keahlian setinggi Ilmu Haman.......Pastikan wahai Bunda...tidak akan aku tukar dengan kesengsaraan diakhirat sekalipun sesaat....Siapa pula yang tahan dengan azab neraka...wahai Bundaku..!!!...

Ibu...maafkan anakmu!!!.....
Adapun sebutanmu tentang keluhan dan pengaduan kepada Allah ta’ala, bahwa engkau belum mau mengangkatnya kelangit!!!..., maka AMPUN wahai BUNDAKU.......Aku angkat sepuluh jemariku dan sebelas dengan kepala untuk mohon maaf kepadamu!!!... kalaulah itu yang terjadi, do’a itu tersampaikan!.. Salah ucap pula lisanmu, apalah jadinya nanti diriku!!!....Tentu kebinasaan yang akan terjadi....

Kalaulah do’amu terucap atasku, wahai Ibu..., maka tidak ada lagi gunanya hidup.....Tidak ada lagi gunanya kekayaan...., tidak ada lagi gunanya pergaulan...

Ibu..... Dalam sepanjang sejarah anak manusia yang kubaca, tidak ada orang yang berbahagia setelah kena kutuk orang tuanya....Maka aku tidak dapat bayangkan bagaimana nasib bagi yang kena kutuk diakhirat.....tentu lebih sengsara....

Ibu....
Setelah membaca suratmu, baru aku menyadari kekhilafan, kealfaan dan kelalainku......Suratmu akan kujadikan ”JIMAT” dalam hidupku, setiap kali aku lalai dalam berkhidmat kepadamu akan aku baca ulang kembali, tiap kali aku lengah darimu akan kutalqin diriku denganNya, akan kusimpan dalam lubuk hatiku sebelum aku menyimpannya dalam kotak wasiatku....Akan aku sampaikan kepada anak keturunanku bahwa ayah mereka dahulu pernah lalai dalam berbakti, lalu ia sadar dan kembali kepada kebenaran...Ayah mereka pernah berbuat salah, sehingga ia telah menyakiti hati orang yang seharusnya ia cintai, lalu ia kembali kepada petunjuk....

Masa tua....siapa yang tidak akan mengalami ketuaan, wahai Bundaku....
Badanku yang saat ini tegap, rambutku hitam dan kulitku kencang.....akan datang suatu masa nanti dimana badan yang tegap itu akan ringkih dimakan usia, rambut yang hitam akan dipenuhi uban ditelan oleh masa dan kulit yang kencang itu akan menjadi keriput ditelan oleh zaman....Tidak ada kekuasaan yang kekal...Tidak ada kekayaan yang abadi.. Yang tersisa hanya amal baik atau amal buruk yang akan dipertanggung jawabkan.

Ibu....Doakan anakmu ini agar menjadi anak yang berbakti kepadamu, dimasa banyak anak yang durhaka kepada orang tuanya......Angkatlah kelangit munajatmu untukku....agar aku memperoleh kebahagiaan abadi didunia dan diakhirat...

Ibu.....sesampainya suratku ini, Insya Allah, tidak akan ada lagi airmata yang jatuh karena ulah anakmu....Setelah ini tidak akan ada lagi kejauhan antaraku denganmu..Bahagiamu adalah bahagiaku..... Kesedihanmu adalah kesedihanku.. Tawamu adalah tawaku dan tangismu adalah tangisku....
Aku berjanji untuk selalu berbakti kepadamu buat selama-lamanya dan aku berharap aku dapat membahagiakanmu selagi mataku masih bisa berkedip....

Bahagiakanlah dirimu, wahai Bundaku....Buanglah segala kesedihan, cobalah tersenyum!!!......... Ini kami, aku, istri dan anak-anak sedang bersiap-siap untuk bersimpuh dihadapanmu, mencium tanganmu.....

Salam hangat dari anakmu....
Read More...

Sabtu, 26 November 2011

TUGAS DI RUMAH UNTUK MAMA

MENYAPU
Sapu bagian dalam rumah dulu, lalu teras dan garasi. Setiap sudut teras, kolong meja, kolong kursi dan kolong lemari harus disapu. Selesai nyapu, sapu dibersihkan.

LAP DEBU
Setiap hari, lemari, kursi dan meja tamu, kursi dan meja makan, TV dan lemari TV juga kipas angin, harus dilap. Dilap pakai lap setengah basah dan dikeringkan pake lap kering. Selesai  lap, lap harus langsung dicuci.

NGEPEL
Selesai disapu, bagian dalam rumah dulu yang dipel, lalu teras dan garasi. sorenya ruang nonton TV dan ruang makan dipel lagi. Setiap habis ngepel, kain pel harus dibersihkan, pake sabun, disikat, dibilas dan dijemur.

 SAMPAH
Setiap hari sampah harus dibuang, tempat sampah harus dicuci dan dikeringkan. Sesudah bersih, ditaro ditempatnya.

PAKAIAN KOTOR
Semua pakaian kotor dikamar mandi, dikumpulin. Pakaian kotor dibilas dulu terus direndam kira-kira setengah jam, sudah itu disikat dan dimasukan ke dalam mesin cuci. Selesai nyuci, matikan kran airnya dan cabut colokan listriknya. Lalu mesin cuci dilap pake lap kering. Bagian dalam pakaian yg dijemur. Keranjang pakaian ditaro lagi ditempatnya.

PAKAIAN BERSIH
Baju yg benar-benar kering yg disetrika. Selesai nyetrika, setrikaan disimpan ditempatnya. Baju yg sudah disetrika langsung ditaro dikamar.

PIRING KOTOR
Piring, gelas dan panci kotor langsung dicuci, untuk piring dan gelas, dicuci pake busa yg lembut, untuk panci, pakai busa yg kasar. Selesai nyuci, bak cuci piring, dibersihkan, jangan ada sisa kotoran. Setelah kering, panci, piring, gelas dilap dan langsung disusun ditempatnya. Air dibawah rak piring harus dibuang dan tempatnya dicuci.

DAPUR
Selesai masak, dapur harus dibersihkan. Kompor, bagian bawah kompor, meja, bagian bawah gas dan bagian bawah tempat beras harus dibersihkan. Tempat minyak dan blender harus dilap, jangan ada sisa minyak. Sisa belanjaan disusun di kulkas. Tempat bumbu dirapikan.

LAP KOTOR
Lap kotor harus dicuci setiap hari. Lap dapur, lap piring dan lap tangan jangan dicampur, dicuci masing-masing.setelah bersih, disusun ditempatnya.

JADWAL BERSIH BERSIH
Setiap hari senin, kulkas dibersihkan
Setiap hari selasa dan kamis, kaca jendela dilap
Setiap hari rabu, rak piring (yg gede dan yg kecil) juga tempat sendok, dibersihkan
Setiap hari jumat, bersihkan kamar mandi, tempat wudhu dan ganti semua keset.

Read More...

Renungan tentang BB

Curhat Seorang Anak Kecil Tentang BB

*Aku dan adik sayang mama*
Tapi maaf ma.
Mengapa saat adik menangis kehausan,Mama msih asyik BrBBM
... Mengapa saat aku tidak bisa mengerjakan PR Mama selalu bilang coba dulu pikir sendiri, sambil mata melotot ke BB
Mengapa saat aku tidak bisa memasang tali sepatu.Mama selalu menyuruh mbak untuk membantunya,sambil tangan mama lincah menyentuh BB

*Aku dan adik sayang Papa*
Tetapi,maaf Pa
Mengapa saat mama minta tolong ambilkn pampers untuk adik.Papa selalu bilang ambil sendiri,sambil tertawa didepan layar BB
Mengapa saat aku mngajak main bola.Papa selalu bilang papa lagi capek,tpi tanpa lelah blas BBM
Mengapa papa skrang jarang skali menyanyikn lagu saat membobokkn adik.Tpi papa asyik terus pegang BB
Mengapa papa skrang jarang skali baca cerita saat sebelum tidur.Tpi papa slalu pegang BB saat membobokkn aku.

Aku n adik syg Papa n Mama
Tapi,maaf pa ma
Aku n adik jdi benci BB,pdhl papa mama menyayanginya
Karena sejak ada BB,papa jrang cium aku
Karena bila pegang BB, mama kalau ditanya PR slalu marah²
Karena bila ada bunyi BB,papa slalu melepaskan gendongan adik
Karena sejak ada BB,mama hnya bisa tertawa dngn BB
Karena sejak kerajingan BB,papa jrang maen perang²an ƪαƍî dngnku

Aku dan adik sayang Papa Mama
Tapi,maaf pa ma
Aku prnh ajak adik berdoa,smoga BB papa mama selalu low bat.
Aku pernah ajak adik berdoa, mudah²an wajahku brubah jdi BB. Biar papa mama selalu pandangi aku terus
Aku prnh Ajak adik berdoa,supaya BB papa mama ketinggalan di kantor.Biar Aku dan adik bisa bersenang² sperti dlu lgi
Aku prnh ajak adik berdoa,supaya semua orang dirumah ini tdk bli BB kayak papa mama.Agar kalau papa mama mengacuhkn aku,aku bsa main dengan mereka

Papa dan Mama
Maafin aku n adik

PESAN MORAL

Buat para ortu Jgn melupakn tugas kita sbagai ortu krna asyik brmain BB hingga mlupakn anak² kita ӌƍ msih mmerlukn ksih sayang kita…
Karna :
"Bagi dunia kau hanya seseorang,
tpi bagi seseorang kau adalah DUNIA-nya"
Read More...

Rabu, 10 Agustus 2011

7 Hal yang Seharusnya Ibu Baru Tahu

Tidur

Bayi baru lahir biasanya tidur selama 16-20 jam yang dibagi menjadi empat sampai enam periode. Pola tidur bayi masih belum teratur, karena jam biologis yang belum matang. Tetapi perlahan-lahan akan bergeser sehingga lebih banyak waktu tidur di malam hari dibandingkan dengan siang hari.

Pada usia dua bulan, bayi mulai lebih banyak tidur malam dibandingkan siang. Pada usia tiga sampai enam bulan, jumlah tidur siang akan semakin berkurang, kira-kira tiga kali dalam sehari, dan terus berkurang hingga dua kali sehari saat usia bayi enam sampai 12 bulan.

Menjelang usia satu tahun biasanya bayi hanya perlu tidur siang satu kali dengan total jumlah waktu tidur berkisar antara 12-14 jam.

Posisi tidur bayi ada tiga; posisi miring, telentang, dan tengkurap. Bayi baru lahir sampai usia tiga bulan, posisinya hanya telentang karena kemampuan motoriknya baru sampai di situ. Moms bisa membantu mengubah posisinya dengan dimiringkan ke kanan atau kiri maupun ditengkurapkan.

Bayi boleh saja tidur tengkurap asalkan tetap diawasi karena alasan takut tersedak atau tercekik saluran napasnya. Sindrom kematian mendadak pada bayi (SIDS - Sudden Infant Death Syndrome) hingga napasnya berhenti bisa saja terjadi. Karena itu, sebaiknya posisi tengkurap dihindari saat malam hari karena saat itu pengawasan pada bayi kurang.

Napas Bunyi Saat Tidur

Sering memerhatikan napas bayi yang berbunyi keras saat tidur? Tarikan napas si kecil begitu berat seperti orang yang menderita asma. Ini dia penyebabnya:

Bunyi napas yang muncul saat bayi tidur berasal dari tidak lancarnya aliran udara yang keluar dan masuk melalui saluran napas. Bunyi napas yang muncul dapat juga akibat terhalangnya cairan atau lendir yang berada dalam paru-paru bayi. Perlu diingat bahwa organ ini juga memroduksi lendir.

Hambatan aliran udara ini dapat terjadi karena kepala bayi tertekuk atau memang karena struktur leher bayi yang belum sempurna sehingga ada bagian yang menyempit saat tidur.

Produksi lendir yang berlebih mudah dialami bayi yang membawa bakat alergi. Begitu terpacu oleh alergen (pemicu timbulnya alergi), produksi lendirnya akan meningkat. Selain alergi, peningkatan lendir juga dapat terjadi jika bayi terkena virus, contohnya influenza.

Sejauh tidak mengganggu proses menyusu, tidak disertai demam dan infeksi serta tidak mengganggu aktivitas sehari-hari bayi, maka hal ini tidak perlu dikhawatirkan.

Yang dapat moms lakukan adalah coba posisi tengkurap dengan kepala dimiringkan, namun posisi ini harus dalam pengawasan orangtua. Letakkan bantal kecil di bahu bayi, usahakan kepala jangan terlalu tengadah.

Gumoh

Gumoh adalah kondisi di mana bayi memuntahkan kembali susu yang sudah ditelannya. Bagi ibu baru, hal ini seringkali mengkhawatirkan. Karena itu, jangan memberi minum susu terlalu banyak, berikan sedikit namun sering dan biasakan membuatnya bersendawa setelah diberi susu.

Penyebab gumoh bermacam-macam. Salah satunya klep penutup lambung belum sempurna. Sehingga jika si kecil langsung ditidurkan setelah disusui dan juga menggeliat, susu akan keluar dari mulut. Pada tahun-tahun pertama, mekanisme klep ini perlahan-lahan menguat seiring perkembangan bayi sehingga kemungkinan terjadinya gumoh berkurang.

Gumoh berbahaya khususnya jika terjadi saat tidur karena gumoh dapat masuk ke saluran napas utamanya paru-paru sehingga dapat membuat sesak napas dan anak menjadi biru karena kekurangan oksigen. Oleh karena itu, bila anak gumoh langsung seka mulutnya dengan lap lembut.

BAB & BAK

Sedikit-sedikit pipis atau "pup". Wah, apa bayiku baik-baik saja? Ini dia rahasia di balik Buang Air Kecil (BAK) dan Buang Air Besar (BAB) si kecil:

Pada bayi yang menyusu ASI usia 0-6 bulan

* Frekuensi BAB normal:

Sehari satu sampai tujuh kali atau bahkan hanya satu sampai dua hari sekali. Dengan catatan: berat badan bayi terus bertambah sesuai grafik normal yang tertera pada Kartu Menuju Sehat atau KMS. Jika yang terjadi sebaliknya, si kecil harus menjalani pemeriksaan dokter.

* Frekuensi BAB tidak normal:

- Setelah dua hari tidak BAB

- BAB tiga hari satu kali atau lebih dari tujuh kali sehari. Kondisi ini perlu dikonsultasikan kepada dokter. Biasanya dokter akan melihat kondisi perut bayi, kembung atau tidak, keadaan feses, berat badan, dan tumbuh kembang bayi.

Pada bayi yang tidak menyusu ASI usia nol sampai enam bulan

# Frekuensi BAB normal:

- Berkisar tiga sampai empat kali sehari sampai hanya satu hingga dua hari sekali. Pada bayi yang diberi susu formula, frekuensi BAB-nya lebih jarang dari bayi yang menyusu ASI karena ASI sangat mudah dicerna oleh bayi, sementara susu formula lebih sulit dicerna dan diserap oleh sistem pencernaan bayi.

* Frekuensi BAB tidak normal:

- Bila feses bayi encer dan frekuensinya lebih dari 10 kali per hari disertai penurunan berat badan.

Pada bayi usia 6 bulan ke atas

# Frekuensi BAB normal:

- Biasanya tiga sampai empat kali sehari, atau dua hari sekali. Setelah anak menginjak empat tahun, frekuensi BAB-nya sudah seperti orangtua, yakni satu sampai dua kali sehari.

* Frekuensi BAB tidak normal:

- Lebih dari empat kali sehari disertai gejala-gejala lain. Misalnya, bayi BAB sampai enam kali sehari. Ini bisa dijadikan alarm bagi Moms bahwa kondisi si kecil sedang tidak sehat. Coba perhatikan apakah bayi juga rewel atau gelisah.

# Frekuensi BAK:

- Dalam sehari, normalnya si kecil BAK berkisar tiga sampai empat kali. Namun, sebetulnya frekuensi BAK tidak perlu terlalu dikhawatirkan. Jika lebih dari itu tidak masalah, kecuali bila pipis-nya sangat sering (lebih dari 10 kali per hari) atau jarang sama sekali. Artinya, selama tidak ada tanda-tanda dehidrasi atau bayi menjadi lesu dan rewel, tak perlu terlalu mempermasalahkannya. Apalagi sampai khawatir bayi terkena Diabetes Mellitus (DM), karena DM pada anak apalagi bayi sangat jarang terjadi.

- Namun waspadai bila frekuensi BAK bayi jarang atau menjadi jarang. Misalnya, satu hari hanya sekali padahal biasanya bisa empat kali. Atau sejak lahir si kecil memang jarang pipis padahal asupan cairannya mencukupi.

Menyusu

Pada bayi yang menyusu ASI, ASI diberikan secara on demand (semau bayi). Pada hari pertama bayi akan minum dalam jumlah sedikit tetapi dengan frekuensi yang sering, misalnya 10 kali dalam waktu 24 jam.

Setelah beberapa hari, pada saat produksi ASI sudah cukup dan bayi sudah cukup kuat mengisap, maka bayi akan minum selama 15 menit atau lebih dan baru minta minum lagi tiga jam kemudian.

Moms dapat menilai apakah bayinya mendapatkan cukup ASI atau tidak. Bayi usia nol sampai enam bulan dinilai mendapat kecukupan ASI bila mencapai keadaan sebagai berikut:

1. Bayi minum ASI tiap dua sampai tiga jam atau dalam 24 jam minimal mendapatkan ASI delapan kali pada dua sampai tiga minggu pertama.
2. Kotoran berwarna kuning dengan frekuensi sering dan warna menjadi lebih muda pada hari kelima setelah lahir.
3. Bayi akan buang air kecil (BAK) paling tidak enam sampai delapan kali sehari.
4. Moms dapat mendengarkan pada saat bayi menelan ASI.
5. Payudara terasa lebih lembek, yang menandakan ASI telah habis.
6. Warna bayi merah (tidak kuning) dan kulit terasa kenyal.
7. Pertumbuhan berat badan (BB) bayi dan tinggi badan (TB) bayi sesuai dengan grafik pertumbuhan.
8. Perkembangan motorik baik (bayi aktif dan motoriknya sesuai dengan rentang usianya). Jika kurang, ada kemungkinan cara pemberian ASI salah – mungkin dari perlekatan atau posisi menyusui. Jika hal ini terjadi Moms dapat berkonsultasi ke klinik laktasi.

Bagi bayi yang tidak menyusu ASI, jumlah susu formula yang diberikan sangat individual bergantung kondisi bayi. Ada yang jumlahnya sedikit tapi sering, namun ada yang jumlahnya banyak tetapi dalam waktu yang lama. 

Makan

Mulai usia enam bulan hingga satu tahun, si kecil diperkenalkan dengan MPASI (makanan pendamping ASI). Nah, seberapa banyak bayi akan makan dalam satu hari?

- Kebutuhan energi dari MPASI untuk bayi di negara sedang berkembang dengan masukan ASI yang cukup berkisar  200 kkal/hari untuk bayi usia enam sampai delapan bulan.

- 300 kkal/hari untuk bayi umur 9-11 bulan. Dan 550 kkal/hari untuk anak umur 12-23 bulan.

- Estimasi kebutuhan tersebut hanya berlaku untuk bayi yang mengonsumsi ASI rata-rata. Jika konsumsi ASI lebih banyak atau lebih sedikit, kebutuhan energi dari ASI dapat bertambah atau berkurang.

- Sedangkan untuk bayi yang tidak mendapat ASI, kebutuhan energinya 600 kkal/hari, 700 kkal/hari pada umur 9-11 bulan dan 900 kkal/hari pada anak umur 12-23 bulan.

- Rata-rata bayi yang mendapat ASI diberi MPASI dua sampai tiga kali sehari saat bayi umur enam sampai delapan bulan. Tiga sampai empat kali per hari saat bayi umur 9-11 bulan dan 12-24 bulan dengan tambahan makanan selingan bergizi satu sampai dua kali dalam sehari.

Menangis

Bayi menangis karena ia merasa tidak nyaman, lapar, bosan, lelah, mengantuk, kolik dan sakit. Orangtua perlu belajar mencari tahu sebab bayi menangis. Yang terpenting, hentikan tangis bayi dengan lembut, perlahan dan tenang.

Read More...

HUMOR

Langgar Etika Dokter
Joko berkunjung ke dokter spesialis kelamin untuk berkonsultasi soal penyakit yang dia derita. "Dok, saya punya masalah. Tapi janji, ya, jangan tertawa."
"Alah, tenang saja. Saya berjanji tidak akan tertawa. Itu melanggar sumpah dokter," jawab dokter dengan bijaknya.
Joko langsung memelorotkan celananya. Ups, alat vital Joko kecil sekali, ternyata. Ya, sebesar pensil 2B. Melihat alat vital Joko yang “pas-pasan”, si dokter tak kuat menahan gelak. Ia terpingkal-pingkal sampai bergulingan di lantai.
Sekitar lima menit kemudian, barulah sang dokter dapat mengendalikan dirinya. "Maaf ya, Bos. Saya lepas kontrol. Saya berjanji tak mau tertawa lagi. Oke, sekarang masalahnya apa?” kata dokter itu, masih berusaha menahan tawanya.
"Janji dokter tidak akan tertawa lagi, ya," ucap Joko memelas.
"Baiklah, saya tidak akan tertawa. Kalau saya tertawa, kamu boleh pukul saya!" tutur dokter itu merasa bersalah.
Dengan mimik sedih, Joko menerangkan, "Begini, Dok, ‘burung’ saya sudah tiga hari bengkaknya seperti ini."
Dokter: "Huuuaaa... hahaha... Huaaa... hahaha... akhhhahahaha….”
Joko: Buks... buks... buks... bam… buks…!
Read More...

Senin, 20 Juni 2011

hello world

Hello .....
I am Online now...
Read More...

New Template

New Tutorial

 

Behind This Blog

Foto Saya
senwaone
Saya ingin mempunyai banyak teman, saya lebih menyukai tempat yang ramai tapi tenang, dalam hidup saya hari ini lebih baik dari hari kemarin dan hari esok harus lebih baik dari hari ini.
Lihat profil lengkapku

Reader Community

Newsletter