Joko berkunjung ke dokter spesialis kelamin untuk berkonsultasi soal penyakit yang dia derita. "Dok, saya punya masalah. Tapi janji, ya, jangan tertawa."
Rabu, 10 Agustus 2011
You at here : Home »
HUMOR
HUMOR
Langgar Etika Dokter
"Alah, tenang saja. Saya berjanji tidak akan tertawa. Itu melanggar sumpah dokter," jawab dokter dengan bijaknya.
Joko langsung memelorotkan celananya. Ups, alat vital Joko kecil sekali, ternyata. Ya, sebesar pensil 2B. Melihat alat vital Joko yang “pas-pasan”, si dokter tak kuat menahan gelak. Ia terpingkal-pingkal sampai bergulingan di lantai.
Sekitar lima menit kemudian, barulah sang dokter dapat mengendalikan dirinya. "Maaf ya, Bos. Saya lepas kontrol. Saya berjanji tak mau tertawa lagi. Oke, sekarang masalahnya apa?” kata dokter itu, masih berusaha menahan tawanya.
"Janji dokter tidak akan tertawa lagi, ya," ucap Joko memelas.
"Baiklah, saya tidak akan tertawa. Kalau saya tertawa, kamu boleh pukul saya!" tutur dokter itu merasa bersalah.
Dengan mimik sedih, Joko menerangkan, "Begini, Dok, ‘burung’ saya sudah tiga hari bengkaknya seperti ini."
Dokter: "Huuuaaa... hahaha... Huaaa... hahaha... akhhhahahaha….”
Joko: Buks... buks... buks... bam… buks…!
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Posting Komentar